Dugaan Kongkalingkong Mega Proyek Jalan Pariwisata Mandeh

 

 


Pesisir Selatan, Kriminal.id__ Temuan tentang dugaan kongkalingkong mega Proyek semangkin bertambah. Kali ini, penelusuran media www.kriminal.id di Pesisir Selatan tepatnya pada jalan utama menuju tempat Pariwisata Mandeh yang mana terlihat sangat miris dan terancam tidak akan bertahan lama. 


Buktinya, dari laporan masyarakat setempat pada media ini mengatakan "aspal ini baru dua minggu selesai dikerjakan tetapi sudah berlobang lagi pak", ungkap masyarakat disekitar proyek tersebut.  Parahnya,  rekanan dan Dinas terkait tidak memikirkan akibat berlobangnya jalan tersebut akan mengancam pengendara yang akan menuju tempat pariwisata Mandeh. 



Berlobangnya aspal ini kuat dugaan suhu aspal tidak sesuai lagi saat sampai di lokasi pegaspalan, dan ketebalan aspalnya juga diragukan. Apalagi, matrial untuk campuran aspalnya seperti ukuran batu untuk bahan campuran aspal tersebut juga disinyalir tidak sesuai spek.



Ironisnya, entah siapa pemilik mega proyek ini tidak tau kemana media ini mau konfismasi, sebab , Saat media ini investigasi dilapangan tidak menemukan Plang proyek disekitar pekerjaan tersebut, yang mana pada undang - undang keterbukaan Publik (KIP) harus transparan dalam mengelola keuangan Negara.



Sementara, untuk bahu jalan (Rabat Beton)  yang dipasang oleh rekanan ini juga sudah banyak yang pecah dan retak-retak. 


Dugaan tidak sesuai spesifikasi teknis kembali tercium karena, bebrapa titik coran bahu jalan (Rabat Beton) tidak mengunakan plastik coran yang sangat berpengaruh untuk mutu beton bahu jalan tersebut. 



Parahnya, temuan media ini pada ketebalan bahu jalan berfariasi. Sebab, saat media ini dilapangan dan mengukur ketebalan Rabat beton sangat miris  Wajar saja cepat retak dan pecah karena ketebalan dipinggir Rabat beton berkisar 15 cm dan ukuran bagian tengah Rabat beton berkisar 5 sampai 7cm saja. 


Dugaan permainan kotor rekanan ini jelas sangat merugikan Sumatera Barat karena dari ketebalan saja juga dimainkan agar mendapat keuntungan yang lebih besar. Sampai berita ini ditayangkan, kami juga berusaha mencari siapa dan dinas mana pemilik Ptoyek ini.



#Md


This is the most recent post.
Posting Lama

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.